Cara Menulis Novel Yang Menarik

Cara Menulis Novel Yang Menarik

Posted on

Novel merupakan sebuah bentuk karya sastra yang berisikan prosa panjang, baik naratif maupun deskriptif. Ada rangkaian cerita yang melibatkan berbagai unsur di dalamnya, seperti alur, tokoh, penokohan, sudut pandang ( viewpoint), dan masih banyak lagi. Berbeda dengan cerpen yang jauh lebih singkat dalam jumlah kata, dan juga tidak memiliki rangkaian unsur yang kompleks. 

Karena itu, cara menulis novel yang menarik memerlukan kerja keras yang dibarengi dengan ketekunan dan kemauan untuk terus belajar. 

Bagaimana Cara Membuat Novel yang Menarik?

Seperti sudah sedikit disinggung tadi, membuat novel saja sudah memerlukan berbagai trik, apalagi cara membuat novel yang bisa menarik minat dan perhatian para pembaca di luar sana. Tidak semua orang bisa melakukannya. Bagi para penulis pemula, berikut 8 cara membuat novel yang bisa kamu coba terapkan.

1. Mengenali Pembaca

Mengenali pembaca di sini maksudnya adalah kamu harus tahu kepada siapa nantinya novelmu akan dipasarkan, siapa saja yang akan menjadi target pasarmu.

Sama seperti dalam dunia bisnis, kamu perlu menetapkan siapa target pasar pembacamu. Apakah untuk remaja usia sekolah atau untuk golongan dewasa yang sedang meniti karir? Atau malah untuk para orang tua dan pasangan yang sudah memiliki anak? Dengan begitu kamu akan lebih mudah untuk menentukan cerita apa yang akan ada dalam novelmu.

2. Menentukan Ide Dasar dan Tema Cerita

Ide dasar cerita atau tema adalah nyawa dari sebuah novel. Ide adalah gambaran umum apa yang akan kamu tulis secara garis besar, sedangkan tema merupakan penggambaran yang sedikit lebih spesifik.

Jangan lupa juga untuk menentukan sejak awal category novel yang akan kamu tulis. Seperti romantis, horor, misteri, atau bahkan menggabungkan dua jenis category sekaligus. Semua hal ini berhubungan dengan target pembaca yang ada di poin sebelumnya.

3. Menetapkan Alur Cerita

Sebagai salah satu unsur intrinsik dalam cara membuat novel, alur (story) bisa dikatakan sebagai tubuh dari novel. Tubuh yang bagus secara otomatis akan membuat orang-orang lebih tertarik untuk membacanya. Alur atau story bisa digolongkan menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Alur maju yang menggambarkan cerita berjalan terus maju ke depan. Alur ini adalah yang paling banyak digunakan oleh para penulis
  • Alur mundur yang sering juga disebut dengan recall karena menceritakan hal yang mundur ke masa lampau.
  • Alur campuran, yaitu campuran dari alur maju dan mundur.

4. Tokoh dan Penokohan

Tokoh dan penokohan juga salah satu unsur intrinsik yang penting dalam novel. Tentukan seperti apa tokohmu berdasarkan ide dan tema cerita. Jika sudah, pasangkan masing-masing tokoh dengan  karakteristik yang kuat dan unik agar memiliki ciri khas tersendiri yang mudah diingat pembaca. 

Jangan lupa, tokoh dalam novel juga memerlukan identitas seperti nama, latar belakang, sampai usia. Penggambaran emosi yang tepat pada tokoh juga perlu dibuat senatural mungkin dan sesuai dengan identitasnya.

5. Membuat Setup yang Menarik

Establishing dalam membuat novel dibagi menjadi waktu dan tempat. Tentukan setup yang menarik dan sesuai dengan tokoh yang kamu gambarkan. 

Jika tokohnya adalah seorang pelajar, maka establishing tempatnya lebih banyak di sekolah, dan setup waktunya pada jam sekolah. Buatlah establishing yang masuk akal agar pembaca bisa dengan mudah memahami novelmu. 

6. Dialog

Dialog adalah unsur penting berikutnya dalam menulis sebuah novel yang menarik. Buatlah dialog yang penuh makna dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami. Hindari menggunakan pilihan kata atau kalimat yang asing atau bertele-tele. karena bisa membuat pembaca bingung sehingga kesulitan memahami isi novel. 

Sekali lagi, penggunaan dialog dengan bahasa sehari-hari tentu diperbolehkan asal dibuat sewajarnya. Jika tokohmu adalah anak-anak, rasanya tidak mungkin dialognya menggunakan bahasa baku, kan? 

7. Menentukan Konflik

Konflik dalam novel berperan untuk membuat cerita menjadi lebih menarik dan tidak membosankan pembaca. Bisa dibilang salah satu syarat dalam cara membuat novel  yang menarik adalah konflik atau permasalahan yang tercipta.

Kebanyakan penulis menempatkan konflik di tengah cerita, namun tidak menutup kemungkinan konflik tersebut berada di awal atau depan. Tergantung kreativitas masing-masing penulis. 

8. Membuat Closing

Umumnya, finishing novel dibagi menjadi dua, yaitu finishing terbuka dan tertutup. Finishing terbuka adalah akhir cerita yang konfliknya belum selesai secara sempurna dan lebih sering membiarkan para pembaca untuk memberikan penafsiran masing-masing. 

Sementara, finishing tertutup merupakan akhir cerita di saat segala permasalahan dan konflik sudah selesai dengan tuntas. Tidak ada lagi pertanyaan atau penafsiran lain yang muncul dari para pembaca.

Tips untuk memulai karir sebagai penulis novel

Memulai karir sebagai penulis novel tidak mudah dijalani, meskipun bukan hal yang mustahil dilakukan. Modal utama yang harus kamu miliki adalah tekad serta niat yang kuat agar kamu tidak mudah menyerah di tengah jalan.

Jika tekad dan niat dalam dirimu sudah sekuat baja, maka kamu tinggal mengikuti beberapa pointers berikut ini yang bisa membantu karirmu nantinya. 

  • Nikmati prosesnya agar kamu tidak merasa terbebani dan cepat bosan
  • Lakukan eksperimen dan keluar dari zona nyaman untuk menambah pengalamanmu
  • Atur waktu menulis novel untuk melatih konsistensi
  • Perbanyak membaca
  • Temukan media tempat kamu menyimpan semua tulisanmu
  • Minta orang-orang terdekat untuk menilai novel yang kamu buat

Hal-hal yang tadi sudah disebutkan sebagai cara membuat novel agar menjadi lebih menarik di mata pembaca, tidak akan terwujud bila ternyata masih ada keraguan dari diri kamu sendiri dalam melakukannya. 

Menulis novel yang menarik, baik, dan mampu memberikan pengaruh pada pembaca bukan hanya memerlukan pointers atau trik ini dan itu, melainkan juga membutuhkan keberanian dan rasa percaya diri. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.